Kuliah Tamu 1 Business Practice 3
Revolusi Pemasaran dengan Sosial Media
Oleh : Dedi Fajar
Sebelum membahas tentang apa yang saya dapatkan di Kuliah
Tamu hari ini. Sebelumnya mari kita ketahui apa itu digital marketing. Digital
marketing adalah proses pemasaran suatu produk atau jasa dengan menggunakan
media digital, utamanya menggunakan internet dengan aplikasi yang ada di
handphone seperti facebook, Instagram dan Youtube.
Dedi Fajar merupakan seorang alumnus STMIK Asia jurusan TI
yang sukses memanfaatkan peluang berjualan di sosial media. Beliau berjualan
kasut atau sepatu menggunakan sosial media, namun beliau menjual kasut tidak
hanya di Indonesia melainkan di Malaysia dan Singapura.
Menurut riset awal tahun 2017, pengguna sosial
media di Indonesia mencapai 55% dan hanya 45% yang tidak menggunakan sosmed
dengan alasan dan faktor-faktor tertentu, seperti tidak mau ribet dll.
Sedangkan perilaku pengguna Internet di Indonesia sebanyak 71,6 juta
menggunakan Facebook dengan presentase 54%, 19,9% menggunakan Instagram dengan
presentase 15%, dan menggunakan Youtube sebanyak 14,5 juta dengan presentase
11%. Tetapi seiring dengan bergantinya tahun kepopuleran Facebook mungkin
akan terganti dengan Instagram. Konten komersial yang paling sering dikunjungi
oleh para pengguna smartphone adalah Onlineshop dengan presentase sebanyak 62%
kemudian disusul oleh Bisnis Personal 34,2% dan yang lain 1,2%. Dan Indonesia
sendiri menempati peringkat ke enam pengguna smartphone terbanyak diseluruh
dunia setelah Braxil dan Jepang.
Data
Pengguna Internet di Indonesia
Data
Perilaku Pengguna Internet
Data Pengguan SmartPhone Terbesar Sedunia
Sosial Media Bisa Mendatangkan Penghasilan
Sosial media bila dimanfaatkan dengan baik bisa menghasilkan
uang, untuk jualan, bahkan jenjang karir, karena sekarang banyak juga
perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan memberitahukan info tersebut lewat
sosial media.
Menurut Kak Dedi Fajar, jualan di sosial media tidak harus
jualan baju, handphone, atau barang-barang familiar lainnya. Bahkan tiwul,
ketela pohong pun bisa dijual menggunakan sosmed. Atau bisa menjual
kreativitas yang bisa kita buat yang beda dari yang lain. Tak perlu kawatir
jika kita memulai untuk berjualan tetapi belom ada follower, yang terpenting
bisa menjual produk serta krativitas yang unik. Justru materi dan konten yang
tidak penting lebih menjual atau lebih menguntungkan. Bisa dilihat dari video
Bayu Skak, Mimi Peri, Kador dll yang mereka unggah baik di Instagram ataupun
Youtube justru menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk mereka. Yang paling
penting dalam menjalankan bisnis melalui sosial media adalah konsistensi,
seperti upload konten barang jualan rutin. Tak perlu setiap saat upload konten
jualan anda, tetapi gunakan waktu-waktu yang tepat dimana kiranya para pengguna
sosmed membuka sosmed mereka.
Pilar-pilar kesuksesan menjalankan bisnis mengguna sosial
media adalah :
1. Tampilakan
foto profil asli tentang nama usaha atau produk yang anda jual
2. Nama
profil atau display yang sesuai dengan konten jualan
3. Perhatikan
etalase posting
4. Tanggapi
komentar dengan baik dan santun
Dokumentasi
Kegiatan Kuliah Tamu









Wow kakak 😅
BalasHapusTerimakasih sudah mampir kakak😊
Hapus